
Madelene Sagstrom dari Swedia mengakhiri paceklik gelar selama lima tahun di T-Mobile Match Play yang dipersembahkan oleh MGM Rewards, mengalahkan atlet Amerika Lauren Coughlin di final kemarin di Shadow Creek.
Sagstrom meraih kemenangan keduanya di LPGA Tour dengan mengalahkan Coughlin 1-up di pertandingan penentuan, setelah kedua pemain sebelumnya memenangkan pertandingan semifinal mereka. Sagstrom mengalahkan pegolf Amerika lainnya, Angel Yin, dengan skor 4&2 di pertandingan semifinalnya, sementara Coughlin berjuang keras mengalahkan mantan pegolf nomor satu dunia Ariya Jutanugarn dari Thailand dengan skor 1-up.
Pertandingan kejuaraan tersebut menyaksikan Sagstrom melesat unggul 4-up setelah enam hole, tetapi Coughlin berhasil bangkit kembali dengan memenangkan hole tujuh, delapan, dan sembilan. Pegolf Amerika itu memenangkan hole 11 dan 12 dengan par untuk memimpin satu hole dengan enam hole tersisa, tetapi sebuah bogey di hole ke-13 par tiga memungkinkan lawannya menyamakan kedudukan.
Sagstrom unggul 1-up setelah memenangi hole par-lima ke-16 dengan par, dan pegolf Swedia itu bertahan untuk memastikan kemenangan.
"Saya benar-benar kesulitan, terutama dengan driver saya, di akhir tahun lalu, dan saya berlatih sangat keras bersama Callaway dan pelatih saya, Hans. Saya merasa sangat nyaman saat memegang bola, dan sebagian besar hasilnya bagus. Rasanya sangat menyenangkan," kata Sagstrom, yang satu-satunya kemenangan LPGA Tour sebelumnya diraih di Gainbridge LPGA di Boca Rio pada tahun 2020.
Sagstrom harus bermain 36 lubang pada hari Minggu, karena pertandingan perempat finalnya melawan pegolf Prancis Celine Boutier ditunda setelah 17 lubang karena cahaya yang memudar sehari sebelumnya. Pegolf Swedia itu menang di lubang tambahan pertama pada Minggu pagi untuk mengamankan tempatnya di semifinal.
"Saya bermain cukup baik minggu lalu dan tidak lolos. Rasanya luar biasa, mengetahui bahwa semua kerja keras benar-benar terbayar," ujar Sagstrom.
Sagstrom adalah pemenang Eropa pertama T-Mobile Match Play yang dipersembahkan oleh MGM Rewards dan, di usia 32 tahun, 4 bulan, dan 24 hari, merupakan pemenang tertua di LPGA Tour pada tahun 2025. Ini adalah penampilan keempatnya di ajang tersebut, dengan penampilan perempat final pada tahun 2022 menjadi hasil terbaiknya sebelumnya. Hadiah US$300.000 yang diraih Sagstrom menjadikan total pendapatan Sagstrom di LPGA Tour menjadi US$4.845.546.
Meskipun kecewa karena gagal meraih gelar LPGA Tour ketiganya, Coughlin senang dengan cara ia berjuang. “Saya pikir itu memang jati diri saya sebagai pemain, seorang yang gigih, dan saya berjuang sampai akhir. Saya merasa belum bermain golf terbaik minggu ini, dan saya masih hampir menang. Saya pikir ada banyak hal positif yang bisa saya ambil,” ujar pegolf berusia 32 tahun itu, yang kemenangan LPGA Tour terakhirnya diraih di ISPS HANDA Women's Scottish Open 2024.
Juara bertahan dan pemain nomor satu dunia Nelly Korda asal Amerika Serikat termasuk di antara pemain yang gagal melaju dari babak penyisihan grup round-robin.
Setelah jeda satu minggu, LPGA Tour menuju Los Angeles, California, untuk Kejuaraan JM Eagle LA yang dipersembahkan oleh Plastpro di El Caballero Country Club.